karena uang dicetak sebanyak-banyaknya dan dibagi bagikan kepada orang miskin, maka para pedagang berpikir bahwa ada kesempatan menaikkan harga. toh yang beli uangnya lebih banyak dari sebelumnya
efek ini terus berulang sehingga sebagian besar komoditas akan mengalami kenaikan harga
padahal barangnya sama persis seperti sebelumnya
kemudian hal ini akan dilihat sebagai jatuhnya nilai mata uang
nilai tukar uang terhadap barang turun, alias harga barang naik
akibat selanjutnya: karena harga barang naik, maka akan ada semakin banyak orang miskin
Inflasi gan, itu yang akan terjadi.
Inflasi adalah meningkatnya harga-harga barang secara umum
Dan juga harus sesuai dengan barang yang beredar dipasaran.Jika barang banyak maka nilai barang tersebut akan turun,begitu juga sebaliknya.
Klo dilihat dari miskin,bukan berarti negara banyak uang menjadi kaya malah sebaliknya akan miskin negara itu.Karena, ketika jumlah uang yang beredar semakin banyak, harga-harga barang akan melambung tinggi, dan inflasi terjadi. Akibatnya, meski uang dicetak terus-menerus, uang itu tidak bisa disebut kekayaan, karena nilainya terus merosot turun.
Dulu pernah jaman soekarno mencetak uang dalam jumlah banyak,tapi terjadi hiperinflasi,dan ini menjadi rakyat berdemonstrasi,yaitu tritura dimana isi dari demo itu agar diturunkannya harga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar